28 Mei 2019 | 22:20:23 WIB
Pewarta : Johan Gampo Alam (Dharmasraya)



Daging Oplosan Negatif, Masyarakat Jangan Ragu Beli Daging

Daging Oplosan Negatif, Masyarakat Jangan Ragu Beli Daging

Kadis Pangan dan Perikananbsaat Koordinasi dengan Satreskrim Polres Dharmasraya membahas indikasi daging oplosan


THE TARGET ---- LINTAS DAERAH

Kecemasan warga Kabupaten Dharmasraya terhadap adanya indikasi daging oplosan babi berakhir sudah, menyusul hasil pemeriksaan labor terhadap sampel temuan indikasi daging oplosan babi di daerah berjuluk Ranah Cati Nan Tigo dinyatakan negatif. Dinas Pangan dan Perikanan setempat bersama tim keamanan pangan daerah malam ini resmi menyampaikan hasil pemeriksaan labor terhadap sampel daging oleh Balai Veteriner Bukittinggi.

"Dari tiga sampel yang kita kirim ke Balai Veteriner Bukittinggi, semuanya negatif," terang Budi Waluyo, S.PKP, Plt. Kepala Dinas Pangan dan Perikanan Kabupaten Dharmasraya kepada wartawan Selasa malam 28/5/19. Budi menyebut, tiga sampling temuan tim keamanan pangan yang dikirm ke labor adalah dua sampel bakso dan satu sampling daging.

Dengan adanya kepastian hasil pemeriksaan labor, Budi mengharapkan, agar masyarakat tidak perlu ragu lagi terhadap daging oplosan dan pangan olahan yang mengandung daging babi. "Insyaalah aman sekarang. Kita ikut lega dengan adanya kepastian ini," tukuk jebolan STPP Bogor ini. Kendati demikian, masyarakat tetap diminta untuk terus mengenali ciri daging sapi dan daging babi, supaya jika ada yang coba coba mengoplos bisa diketahui sejak dini.

Dinas Pangan dan Perikanan bekerjasama dengan Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan, Dinas Kumperdag, Dinas Pol PP dan Polres Dharmasraya akan tetap melaksanakan pemeriksaan rutin di pasar pasar untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam memilih bahan pangan yang akan dikonsumsi untuk keluarga. "Razia rutin akan terus kita gelar. Jadi jangan ada kekhawatiran lagi terhadap peredaran daging babi ini," kata Budi.

Sebelumnya sempat beredar kabar bahwa di Kabupaten Dharmasraya telah beredar daging oplosan. Kabar tersebut dipicu oleh hasil pemeriksaan lapangan dengan test kit diindikasikan adanya daging oplosan. Masyarakat mendesak Dinas Pangan dan Perikanan bersama dinas terkait untuk melakukan langkah langkah pengamanan.

Dinas Pangan dan Perikanan sendiri atas instruksi Bupati Sutan Riska telah melaksanakan koordinasi dengan Polres Dharmasraya dan juga mengirim sampel temuan ke labor Balai Veteriner Bukittinggi. Hasil labor ternyata tidak ditemukan cemaran daging babi dalam sampel yang dikirimkan Dinas Pangan dan perikanan. "Mudah mudahan seterusnya tidak ada daging oplosan diedarkan di Dharmssraya," imbuh Budi.

Editor :  Johan Gampo Alam

COPYRIGHT © THE TARGET 2017





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment