30 Apr 2019 | 21:22:12 WIB
Pewarta : Johan Gampo Alam (Dharmasraya)



Dinas Pangan dan Perikanan Kembali Gelar Bazar Murah Rabu Besok

Dinas Pangan dan Perikanan Kembali Gelar Bazar Murah Rabu Besok

Stok bahan pangan untuk keperluan bazar


THE TARGET ---- EKONOMI.

Dinas Pangan dan Perikanan Kabupaten Dharmasraya, Rabu (1/5/19) kembali menggelar bazar murah buat masyarakat umum. Bazar digelar di Komolek BBI Sungai Dareh, jl. Lintas Sumatera, Nagari Sungai Dareh, Kecamatan Pulau Punjung. Sejumlah komoditi pangan akan dijual murah, atau paling tidak di bawah harga pasar.

Plt. Kepala Dinas Pangan dan Perikanan Kabupaten Dharmasraya, Budi Waluyo, S.PKP mengaku, atas petunjuk Bupati Sutan Riska dan Sekda H. Adlisman, pihaknya akan terus menggelar bazar murah dalam rangka membantu masyarakat untuk memperoleh bahan pangan dengan harga lebih murah dari harga pasar.

Kebijakan tersebut dimaksudkan agar inflasi terhadap harga pangan menjelang dan selama ramadhan tidak naik. Jika harga pangan stabil dan terjangkau oleh masyarakat kelas bawah, maka pelaksanaan ibadah puasa masyarakat diharapkan makin khusuk. "Kita buat warga kita tenang beribadah ramadhan, tanpa dibebani dengan melambungnya harga pangan. Kita akan berupaya sekuat tenaga, salah satunya dengan menggelar bazar murah," kata Budi.

Bazar murah Dinas Pangan dan Perikanan pada Rabu 1/5/19 besok akan menyediakan minyak goreng, gula pasir, beras, telur, ikan segar, ikan laut beku, bakso ikan dan beraneka macam olahan hasil perikanan. "Insyaalah beras akan kita jual Rp 11 ribu/kg kemudian minyak goreng kita jual Rp 11 ribu/lt, Gula Rp 12 ribu/kg, telur Rp 37 ribu/lapiak, ikan nila segar Rp 33 ribu/kg," terang Budi.

Dijelaskan Budi, stok barang untuk keperluan bazar cukup banyak.     Diperkirakan, masyarakat dapat memenuhi untuk kebutuhan keluarga selama beberapa hari ke depan. "Bazar kita kan sekali sepekan kita buka, jadi kami harus menyediakan cukup banyak stok untuk memenuhi permintaan masyarakat selama sepakan," terang jebolan Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Bogor ini.

Sementara Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan terus memerintahkan para pemangku kepentingan untuk memperhatikan dan mengendalikan inflasi, terutama yang menyangkut dengan bahan pangan pokok masyarakat. Menurut raja muda itu, ketentraman masyarakat terkait ketersedaan dan keterjangkauan pangan harus menjadi prioritas. Sebab seluruh masyarakat akan resah manakala harga pangan ini tidak stabil.

Editor :  Johan Gampo Alam

COPYRIGHT © THE TARGET 2017





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment