14 Des 2017 | 15:26:26 WIB
Pewarta : wan (Limapuluh Kota)



DPRD Limapuluh Kota Pro Terhadap Peningkatan Kesra

DPRD Limapuluh Kota Pro Terhadap Peningkatan Kesra

Syamsul Mikar


kantorberitathetarget.com

LIMAPULUH KOTA ---- Kemiskinan merupakan masalah kompleks yang dihadapi oleh seluruh pemerintahan yang ada. Ia dipengaruhi oleh beberapa faktor yang saling berkaitan antara satu degan yang lainnya. Faktor tersebut antara lain tingkat pendapatan, pendidikan, kesehatan, akses barang dan jasa, lokasi geografis, gender dan kondisi lingkungan.
Wakil Ketua DPRD Sastri Andiko menyebutkan, kemiskinan merupakan kondisi dimana seseorang tidak dapat memenuhi kebutuhan dasarnya dalam rangka menuju kehidupan yang lebih bermartabat. Oleh karena itu, kemiskinan wajib untuk ditanggulangi, sebab jika tidak tertanggulangi akan dapat mengganggu pembangunan daerah.
“Dari data 2016 pertumbuhan ekonomi Limapuluh Kota berkisar di angka 5,56 %. Sementara angka kemiskinan sangat mengkuatirkan, dimana angka kemiskinan  sebesar  8,12 % dari jumlah penduduk, atau meningkat dari angka tahun 2015 sebesar 7,12 %,” kata Sastri Andiko Dt Putiah Wakil Ketua DPRD.
Sementara, lanjutnya, angka kemiskinan yang akan kita capai pada akhir RPJMD sebesar 3,68 %  suatu hal kerja berat yang akan kita kerjakan , mengingat tahun 2018 adalah tahun ke-3 dari RPJMD.
Untuk mensejahterakan masyarakat, sangat perlu kedepannya lebih fokus dalam penanganan penanggulangan kemiskinan yang komprehensif melalui program kegiatan  yang mengarah untuk memperbaiki program perlindungan sosial, meningkatkan akses terhadap pelayanan dasar, pemberdayaan kelompok masyarakat miskin  serta menciptakan pembangunan yang inklusif.

Pemerintah perlu membuat ketegasan dan kebijakan yang lebih membumi dalam rangka menyelesaikan masalah kemiskinan ini. Beberapa langkah yang bisa dilakukan di antaranya, menciptakan lapangan kerja yang mampu menyerap banyak tenaga kerja, guna menekan angka pengangguran.
“Kemudian, bisa juga dengan memberikan pelatihan kewirausahaan serta kegiatan magang bagi wirausaha muda sehingga dapat menciptakan lapangan pekerjaan,“ ulas Sastri Andiko.

Ketua Komisi III Syamsul Mikar mengatakan, Pemerintah bersama OPD untuk dapat mencarikan strategi dan kebijakan untuk mempercepat pelaksanaan kegiatan di bidang ekonomi yang sesuai dengan sasaran yang telah tertuang dalam RPJMD dalam upaya meningkatkan taraf hidup masyarakat  yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat.

Berbagai sasaran yang perlu digeber antara lain, menurunnya angka kemiskinan, meningkatnya pelayanan pembinaan PMKS, dan meningkatnya pelayanan kesejahteraan sosial dan meningkatnya pelayanan terhadap lansia. Dengan strategi yang tepat terhadap pelaksanaan kegiatan akan memberikan dampak terhadap  peningkatan pendapatan dan kesejahteran masyarakat. 

“Segala aturan dan peraturan yang berlaku harus dipahami agar tidak menjadi kendala dan masalah dikemudian hari,“ ujar Syamsul Mikar.

Terkait penurunan angka kemiskinan, kegiatan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada Dinas Sosial tetap menjadi fokus perhatian dari Komisi III. Dalam upaya penurunan angka kemiskinan, pemerintah semestinya melakukan kegiatan bantuan RTLH. Juga menuntaskan 6 kretaria kemiskinan dari 14 kreteria miskin yang berdampak berkurangnya angka kemiskinan.

Diantara kreteria yang bisa dituntaskan dengan RTHL tersebut, antara lain, atap tidak lagi bocor, lantai sudah tidak dari tanah, dinding diperbaiki dan kuat, sumber air minum tertutup, punya jamban keluarga, listrik masuk dan memasak tidak dengan kayu. “Adapun kreteria lain secara bertahap, dapat dituntaskan dengan kegiatan lain dalam peningkatan ekonomi masayarakat,“ ujar Syamsul Mikar

Terhadap peningkatan iklim berinvestasi, ia meminta agar Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dapat mengatasi segala masalah terhadap perijinan yang terkesan berbelit-belit. “Apabila menyangkut peraturan daerah yang tidak berpihak kepada peningkatan iklim berinvestasi, bias diusulkan merubahnya,” tukuk Syamsul Mikar

Terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, OPD terkait diminta selalu meningkatkan perannya. Khusus pelayan di RSUD Ahmad Darwis, juga perlu mendapat perhatian serius, dupaya bias meningkatkan akredita

Editor :Redaktur

COPYRIGHT © THE TARGET 2017





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment