11 Apr 2019 | 15:25:32 WIB
Pewarta : Johan Gampo Alam (Dharmasraya)



Pastikan Kesiapan Pemilu, Bupati Sutan Riska Panggil Stakeholders Pemilu di Kantornya

Pastikan Kesiapan Pemilu, Bupati Sutan Riska Panggil Stakeholders Pemilu di Kantornya

Bupati memimpn rapat kesiapan Pemilu


THE TARGET ---- POLITIK

Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan mengumpulkan berbagai elemen penyelenggara Pemilu diruang pertemuan kantor bupati Kamis (11/4/19). Pertemuan tersebut dimaksudkan untuk memastikan kesiapan Dharmasraya dalam gelaran pesta demokrasi pilpres dan Pileg serentak pertama di Indonesia itu bejalan dengan baik dan lancar.

Selain Bupati Sutan Riska, hadir dalam kesempatan tersebut, Sekda H. Adlisman, S.Sos., M.Si, Kapolres AKBP H. Imran Amir, Komisioner KPUD Maradis, para kepala OPD, Panitia Pemilihan Kecamatan. Pertemuan diisi dengan pemaparan para pihak mengenai apa yang sudah dikerjakan. Mereka yang memberikan pemaparan adalah Komisioner KPUD Maradis dan Kapolres Imran Amir dan bupati dengan moderator Sekda.

Menurut Komisioner KPUD Maradis, pihaknya mulai hari ini akan me distribusikan logistik Pemilu ke kecamatan. Pendistribusian logistik ini akan dilakukan dalam beberapa hari. Dalam tahapan tersebut, KPUD melihat ada tiga wilayah yang menjadi titik rawan dalam pendistribusian logistik. Menurut Maradis, tiga wilayah rawan pengiriman logistik adalah Kecamatan Sembilan Koto, Timpeh dan Asam Jujuhan.

Sementara Kapolres Imran Amir mengemukakan, dari 667 TPS di Dharmasraya, 17 di antaranya rawan. Kerawanan yang dimamsud Kapolres adalah jarak yang cukup jauh, para pemilih yang tersebar. Kemudian, Kapolres mensinyalir masih ada sekitar 7 ribu pemilih yang diprediksi tidak bisa memberikan suaranya. Sebab mereka adalah pekerja pabrik alias para perantau yang bekerja di Dharmasraya. "Saya minta Disdukcapil bekerja keras memecahkan masalah tersebut, " kata Kapolres.

Sementara Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan menegaskan, camat selama proses Pemilu berlangsung tidak diperkenankan meninggalkan wilayah. Hal tersebut untuk memastikan Pemilu di wilayahnya berjalan lancar dan sukses. "Tolong mobil camat dipasangi pengeras suara untuk mengajak seluruh masyarakat agar jangan sampai Golput," kata Bupati termuda Indonesia itu.

Dia juga minta agar Satpol PP dapat menurunkan seluruh alat peraga kampanye pada minggu tenang. Kemudian Pemkab akan membentuk tim yang akan bertugas memantau dan mengkoordinasikan berbagai kendala yang ada. Dan juga para pegawai diminta untuk mengingatkan kepada sanak keluarganya agar mencoblos pada hari pemungutan suara. "Tolong Disdukcapil berupaya agar semua warga Dharmasraya bisa mencoblos dan menggunakan hak pilihnya. Masih ada waktu," tegas Bupati.

Editor :  Johan Gampo Alam

COPYRIGHT © THE TARGET 2017





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment