14 Mar 2019 | 15:17:55 WIB
Pewarta : Johan Gampo Alam (Dharmasraya)



Pemerintahan Presiden Jokowi Kucurkan Ribuan Program Bedah Rumah ke Dharmasraya

Pemerintahan Presiden Jokowi Kucurkan Ribuan Program Bedah Rumah ke Dharmasraya

Bupati Sutan Riska


THE TARGET ---- LINTAS DAERAH.

Ribuan warga kurang mampu di Dharmasraya tahun ini tampaknya bakal bisa tersenyum lebar. Betapa tidak, mereka bakal mendapat bantuan untuk rumah yang tidak layak huni. Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan sudah mengusulkan 1005 Kepala Keluarga miskin yang rumahnya tidak layak huni untuk dibedah menjadi rumah layak huni dan pemerintah Presiden Joko Widodo menyetujui usulan bupati yang notabene kader PDI-P ini.

Bupati Sutan Riska mengaku sudah diberitahu bahwa usulan bedah rumah untuk ribuan warga kurang mampu di Dharmasraya telah disetujui oleh pemerntahan Presiden Joko Widodo. Oleh karena itu, dia memerintahkan Kepala Dinas Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Dharmasraya, Ir. Muh. Afifi, untuk segera mengambil langkah langkah dalam rangka mempercepat pelaksanaan program yang dikucurkan oleh pemerintah pusat kepada rakyat Kabupaten Dharmasraya.

Kepala Dinas Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Dharmasraya, Ir. Muh. Afifi membenarkan bahwa dirinya telah dipanggil Bupati Sutan Riska untuk menerima petunjuk dalam rangka mempecepat pelaksanaan program bedah rumah yang diluncurkan pemeintahan Presiden Joko Widodo ke Kabupaten Dharmasraya. "Insyaalah, kita siap melaksanakannya," kata pria tinggi besar yang hobi berkebun kurma ini.

Menurut Afifi, berkat kedekatan hubungan emosional antara Bupati Dharmasraya Sutan Riska dengan Presiden Joko Widodo, Kabupaten Dharmasraya memperoleh bantuan bedah rumah paling banyak di Ranah Minang. "Kalau angka, kita yang terbesar," sebut Afifi. Oleh karena itu, pihaknya akan bekerja keras dalam rangka mensukseskan program bedah umah untuk keluarga tidak mampu ini.

Program bedah rumah itu sendiri menurut penjelasan Afifi, adalah pemberian bantuan bagi keluarga tidak mampu untuk memperbaiki rumah mereka yang tidak layak huni. Para peserta program akan menerima bantuan dana dengan besaran tertentu guna untuk membeli bahan bangunan dan juga upah kerja untuk perbaikan rumah. "Rincannya saya tidak ingat betul, tapi yang pasti dana bantuan bisa digunakan untuk beli banguan bangunan dan juga upah," katanya.

Editor :  Johan Gampo Alam

COPYRIGHT © THE TARGET 2017





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment