13 Jun 2019 | 16:35:07 WIB
Pewarta : Johan Gampo Alam (Dharmasraya)



Sutan Riska Bawa Pemerintahan Dharmasraya Dalam Performa Terbaik

Sutan Riska Bawa Pemerintahan Dharmasraya Dalam Performa Terbaik

Bupati Sutan Riska dalam suatu kesempatan menyerahkan bantuan kepada masyarakat


DHARMASRAYA ---- LINTAS DAERAH

Lobi dan kedekatan saja tidak cukup untuk mengalirkan dana pembangunan ke Kabupaten Dharmasraya. Itulah sebabnya, Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan harus banting tulang memeras keringat melakukan pembenahan terhadap pemerintahan yang dipimpinnya. Jika pemerintahan ini sudah berjalan menurut indikator yang semesatinya, maka pemerintah pusat tidak akan pelit menggelontorkan dana ke kabupaten berjuluk Ranah Cati Nan Tigo ini. Tidak Cuma itu, kepercayaan dari pihak swasta akan meningkat juga dan imbasnya akan dinikmati langsung oleh masyarakat.

“Kalaulah nilai Sakip kita bisa mencapai sekurang kurangnya B+, dan kemudian kita bisa masuk dalam 10 besar nasional sebagai kabupaten yang berkinerja baik dan juga kita mampu memperoleh opini WTP murni dari BPK dalam laporan keuangan, maka banyak dana yang akan mengucur ke Dharmasraya. Saya yakin sekali hal itu, karena saya melihat sendiri bagaimana daerah yang sudah baik begitu banyak mendapat kucuran dana dari pemerintah pusat,” kata Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan.

Menurut bupati termuda Indonesia itu, pemerintahan Kabupaten Dharmasraya saat ini tengah menuju kepada sebuah performa pemerintahan yang baik. Salah satu indikasi yang sulit dibantah adalah nilai Sakip yang berhasil diraih oleh Pemkab Dharmasraya adalah katagori B dengan nilai 62,28. Sejurus lagi, Kabupaten Dharmasraya bisa mencapai nilai B+. “Kita hanya tinggal melaksanakan rasionalisasi anggaran dengan mengacu pada indikator kinerja. Kalau itu sudah berhasil, maka nilai kita akan melambung tinggi,” tegas bupati peraih satya lencana koperasi itu.

Indikasi lainnya, menurut kader PDI-P ini, adalah dalam hal laporan keuangan tahunan, sudah empat kali BPK RI memberikan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) secara berturut turut. Itu artinya, Pemkab Dharmasraya telah mampu menerapkan penatausahaan keuangan daerah sesuai dengan prosedur akutansi negara. “Pengelolaan keuangan kita sudah mematuhi semua ketentuan menurut standar akutansi negara. Kita tunduk pada semua aturan main yang mengatur pengelolaan keuangan daerah,” kata bapak dua putra itu.

Malah jika ditilik dari bagaimana pelaksanaan pemerintahan di tanah mekar ini, Pemprov Sumbar menempatkan Kabupaten Dharmasraya sebagai daerah yang mampu melaksanakan pemerintahan paling bagus. “Di Sumbar kita rangking satu,” kata bupati. Dan untuk tingkat nasional, Kabupaten Dharmasraya baru bisa berkutat pada rangking 38 dari lebih 400 kabupaten dan kota di tanah air. Dan untuk mencapai 10 besar tingkat nasional, maka Kabupaten Dharmasraya tinggal menunggu waktu. Semua kebijakan sedang mengarah menuju perbaikan. “Insyaalah semua bisa kita gapai,” tukuk tuan luak Dharmasraya ini.

Dengan tiga indikator utama pelaksanaan pemerintahan di Kabupaten Dharmasraya tersebut tidaklah berlebihan jika daerah penghasil kelapa sawit dan memiliki irigasi terbesar di Sumatera ini dikatakan memiliki performa pemerintahan sangat bagus. Dengan performa pemerintahan yang bagus, maka rakyat dapat memetik manfaat, antara lain dana pembangunan pusat yang mengalir ke Dharmasraya dari tahun ke tahun terus meningkat. Dalam hitungan Bupati Sutan Riska, selama memimpin Dharmasraya sudah lebih Rp 1,4 triliun uang menggelontor di kabupaten Dharmasraya.

Selain itu, rakyat juga bisa menikmati membaiknya layanan pemerintah, mulai dari layanan penyediaan infrastruktur, layanan pendidikan, layanan kesehatan, layanan di bidang perekonomian dan layanan lainnya. Itulah sebabnya, tidaklah berlebihan, jika kakok tangan bupati muda nan gagah itu dalam memerintah di Kabupaten Dharmasraya sudah boleh dikatakan sukses dan sangat baik.

Editor :  Johan Gampo Alam

COPYRIGHT © THE TARGET 2017





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment