17 Mei 2019 | 01:48:24 WIB
Pewarta : Johan Gampo Alam (Dharmasraya)



Tim Keamanan Pangan Temukan Indikasi Borak Dalam Makanan, Ini Reaksi Para Camat

Tim Keamanan Pangan Temukan Indikasi Borak Dalam Makanan, Ini Reaksi Para Camat

Camat Koto Salak Syarbaini Chan, SE saat mengikuti razia keamanan pangan


THE TARGET --- EKONOMI.

Dalam pekan ini tim keamanan pangan bentukan bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan terus bekerja. Mereka memeriksa bahan pangan yang dijajakan di pasar pasar di Dharmasraya. Hasilnya luar biasa, banyak pangan pabukoan yang terdeteksi tercemar bahan berbahaya. Inilah yang memicu sejumlah camat dan pejabat bereaksi atas temuan tim keamanan pangan untuk menyelamatkan warganya dari ancaman zat berbahaya.

Seperti reaksi camat Koto Salak Syarbaini Chan, SE., yang akan mengirimkan surat teguran kepada pedagang yang kedapatan dagangannya mengandung zat berbahaya. "Saya akan surati pedagangnya, agar tidak menjual dagangan yang tercemar bahan berbahaya," tegas Syarbaini Chan kepada wartawan saat diminta keterangannya terkait temuan tim keamanan pangan di Pasar Ampalu, Kecamatan Koto Salak sehari sebelumnya.

Sementara Camat Tiumang, M. Zen, S.Pd., M.Pd juga bereaksi cepat atas temuan tim keamanan pangan di Pasar Blok E, Kecamatan Tiumang. Pada hari itu juga, M. Zen yang karib disapa Ongah ini langsung mengumpulkan para pedagang. Kepada para pedagang itu, Ongah wanti wanti agar tidak mengulangi perbuatannya mencampur zat berbahaya ke dalam makanan yang dijajakannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan dr. Rahmadian menanggapi temuan tim keamanan pangan mengusulkan agar ditelurusi lebih jauh peredaran bahan berbahaya yang digunakan oleh para pedagang nakal. "Kita telusuri saja dari mana mereka mendatkan zat berbahaya itu. Ke depan ini harus kita tuntaskan," kata Rahmadian usai memimpin tim safari ramadhan di Kampung Surau.

Sementara Plt. Kepala Dinas Pangan dan Perikanan Budi Waluyo berjanji akan tetap mengedukasi masyarakat agar mereka lebih berdaya dalam memilih dan memilah makanan yang aman untuk dikonsumsi. Jika masyarakat sudah memiliki bekal pengetahuan untuk mengetahui bahan pangan yang tidak aman, maka pedagang pangan yang nakal pasti akan hilang dengan sendirinya.

Namun, apapun bentuk reaksi dari pejabat terkait, Budi mengaku salut atas reaksi yang diberikan. "Paling tidak, semua pihak sudah mulai paham dengan resiko dan dampak yang ditimbulkan terkait dengan keamanan pangan dan bahan pangan. Kalau semua kita peduli dengan keamanan pangan, tentu ini akan menyelamatkan masyarakat dari ancaman resiko kesehatan," papar Budi.

Editor :  Johan Gampo Alam

COPYRIGHT © THE TARGET 2017





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment